MTs Negeri 1 Luwu Perkuat Karakter Pendidik melalui Workshop Integrasi Moderasi Beragama dalam Pembelajaran


Kabupaten Luwu – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat karakter pendidik, keluarga besar MTs Negeri 1 Luwu turut ambil bagian dalam kegiatan Workshop bertema “Integrasi Moderasi Beragama dalam Pembelajaran”.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam membekali para pendidik dengan wawasan dan pemahaman mendalam terkait pentingnya moderasi beragama di lingkungan pendidikan. Workshop ini juga menjadi bagian dari program penguatan nilai-nilai keagamaan yang inklusif dan berimbang di madrasah.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu ini berlangsung dengan penuh antusias dari para peserta yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan madrasah.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, menegaskan bahwa moderasi beragama harus menjadi ruh dalam setiap proses pendidikan di madrasah.

Moderasi beragama bukan hanya konsep, tetapi harus menjadi praktik nyata dalam pembelajaran sehari-hari. Guru memiliki peran penting dalam menanamkan nilai toleransi, keseimbangan, dan sikap saling menghargai kepada peserta didik,” ungkapnya.

Beliau juga mengaitkan nilai moderasi beragama dengan pola kepemimpinan di lingkungan kerja.

Nilai moderasi beragama tidak hanya diterapkan dalam pembelajaran, tetapi juga dalam kepemimpinan. Seorang pimpinan hendaknya bersikap adil, bijaksana, dan tidak berlebihan dalam menyikapi setiap persoalan, termasuk ketika menghadapi kendala yang dialami oleh rekan kerja,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya membangun suasana kerja yang proporsional dan penuh pengertian sebagai wujud moderasi.

Memberikan ruang komunikasi yang baik, tidak mempersulit dalam kondisi tertentu, serta memahami situasi yang bersifat mendesak merupakan bagian dari implementasi moderasi dalam kehidupan kerja. Dengan demikian, akan tercipta lingkungan yang harmonis, saling menghargai, dan tetap menjunjung tinggi tanggung jawab,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Pendis) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. Wahyuddin Hakim, dalam pemaparannya menyampaikan pentingnya integritas guru dalam mengimplementasikan moderasi beragama.

Integritas pendidik menjadi kunci utama dalam keberhasilan pembelajaran berbasis moderasi. Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi teladan dalam bersikap dan bertindak,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi secara bijak dalam dunia pendidikan, termasuk penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Di era digital saat ini, guru dituntut untuk mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Penggunaan teknologi, termasuk AI, harus diarahkan untuk mendukung proses pembelajaran, bukan menggantikan peran pendidik. Nilai-nilai moderasi tetap harus menjadi landasan dalam penggunaannya, agar peserta didik tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat,” tambahnya.

Selain itu, peserta workshop juga dibekali dengan strategi praktis dalam mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama ke dalam proses pembelajaran di kelas. Hal ini diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang inklusif, damai, dan berkarakter.

Keikutsertaan MTs Negeri 1 Luwu dalam workshop ini merupakan bentuk komitmen madrasah dalam meningkatkan profesionalisme guru serta kualitas pembelajaran. Dengan adanya kegiatan ini, para pendidik diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membimbing siswa menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan menjunjung tinggi nilai toleransi.

Melalui kegiatan ini pula, MTs Negeri 1 Luwu semakin menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter siswa yang berwawasan kebangsaan dan religius. (wip)







Komentar

πŸ“° Berita Terbaru

Postingan populer dari blog ini

πŸŒ™ Semangat Berbagi Ramadhan, MTsN 1 Luwu Salurkan Paket Sembako untuk Siswa yang Membutuhkan

πŸ—³️ MTs Negeri 1 Luwu Gelar Pemilihan Ketua OSIM 2025/2026: Wujud Nyata P5P2RA Bertema “Suara Demokrasi”

Siswa MTs Negeri 1 Luwu Tembus OMI Tingkat Provinsi 2025