Merajut Kedamaian dengan Hati, Mediasi Lanjutan di MTsN 1 Luwu Berakhir Damai dan Penuh Kekeluargaan
Belopa --- Tiada persoalan yang tak menemukan jalan keluar ketika diselesaikan dengan lapang dada dan ketulusan hati. Sebagai bentuk tindak lanjut konkret atas mediasi awal yang telah dilaksanakan pada Kamis (13/08/2026) lalu, Komite MTs Negeri 1 Luwu memfasilitasi mediasi lanjutan atas dinamika yang sempat terjadi pada kegiatan gerak jalan Tingkat Kecamatan Belopa Utara. Pertemuan yang berlangsung di Musholla MTsN 1 Luwu pada Minggu (16/08/2026) ini berjalan dengan penuh kehangatan, transparansi, dan rasa kekeluargaan.
Pertemuan penting ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu, Drs. H. Sukardi Yusuf, M.Ag., jajaran pimpinan madrasah, oknum guru yang bersangkutan (HD), para murid terdampak didampingi orang tua/wali murid, serta unsur saksi dari Dinas P3A Kabupaten Luwu
Suasana haru dan penuh ketulusan mewarnai ruang Musholla saat HD dengan kerendahan hati menyampaikan permohonan maaf secara langsung dan mendalam kepada para siswa serta orang tua murid atas kekhilafan dan tindakan berlebihan yang sempat terjadi. Beliau secara terbuka menyatakan bersedia dan pasrah untuk menerima serta dijatuhi sanksi kedisiplinan sesuai dengan aturan dan ketentuan hukum yang berlaku dari instansi pembina.
Sebagai wujud kesungguhan dan bukti nyata atas kesediaan bertanggung jawab, HD secara resmi menandatangani Surat Pernyataan Diri di atas materai di hadapan seluruh pihak yang hadir. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen tegas untuk tidak mengulangi perbuatannya, menjamin proses pembelajaran tetap berjalan aman tanpa intimidasi, serta menjaga kelancaran pendidikan para murid.
Dengan kebesaran jiwa dan semangat kekeluargaan, para orang tua/wali beserta murid terdampak menyambut uluran tangan tersebut dan memberikan maaf secara tulus. Momen menyentuh ini kemudian dituangkan secara resmi dalam penandatanganan Nota Kesepakatan Perdamaian dan Surat Pernyataan Bersama, sebagai penanda sah bahwa perselisihan di tingkat madrasah telah selesai secara tuntas, damai, final, dan tidak akan dipermasalahkan lagi di kemudian hari.
Dalam kesempatan tersebut, arahan dan penguatan pesan damai disampaikan oleh Ketua Komite MTsN 1 Luwu selaku Mediator serta Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Luwu.
Ketua Komite MTsN 1 Luwu Abdullah, S.Pd., M.Pd menekankan pentingnya menjaga silaturahmi serta keharmonisan antara pihak sekolah dan orang tua murid demi tumbuh kembang anak-anak.
"Pertemuan hari ini di Musholla madrasah menjadi saksi bahwa niat baik dan ikhtiar kekeluargaan mampu menyelesaikan setiap persoalan. Komite Madrasah mengapresiasi kebesaran hati para orang tua murid serta komitmen pihak guru untuk bertanggung jawab. Kita semua bersepakat untuk saling memaafkan dan bersama-sama menjaga lingkungan madrasah agar tetap kondusif," tutur Ketua Komite Madrasah.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu, Drs. H. Sukardi Yusuf, M.Ag., memberikan arahan dan pesan pencerahan atas tercapainya kesepakatan damai ini.
"Kementerian Agama menyambut baik dan bersyukur atas terlaksananya mediasi lanjutan yang berjalan lancar dan damai ini. Musyawarah secara kekeluargaan adalah nilai luhur yang harus selalu kita kembangkan. Kami menegaskan bahwa perlindungan hak-hak anak dan kenyamanan belajar peserta didik adalah prioritas utama. Terkait prosedur penegakan aturan, proses kedisiplinan akan tetap berjalan sesuai ketentuan. Semoga kejadian ini menjadi sarana evaluasi dan pelajaran berharga bagi seluruh pendidik untuk terus mengedepankan pendekatan kasih sayang dalam mendidik," tegas Kepala Kantor Kemenag Luwu.
Melalui tercapainya kesepakatan damai ini, MTsN 1 Luwu kembali mempererat tali silaturahmi, mengevaluasi tata kelola kedisiplinan internal, dan siap melangkah bersama untuk menghadirkan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, serta penuh kasih bagi seluruh peserta didik. (humas)

.jpeg)


.jpeg)
Alhamdulillah... Semangat Kaka Aji
BalasHapus